Dua Hari di NTB, Seluruh Kegiatan Presiden RI Berjalan Lancar dan Aman

Dua Hari di NTB, Seluruh Kegiatan Presiden RI Berjalan Lancar dan Aman

Lombok Tengah  NTB - Rangkaian kegiatan kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI (Republik Indonesia) di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan aman dan lancar berkat kerjasama semua stakeholder terkait, salah satunya Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) yang dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, ST. M.Si., selaku Komandan Satgaspam VVIP di wilayah NTB.

Untuk diketahui, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya beserta rombongan selama dua hari di NTB, dalam rangka meninjau kesiapan penyelenggaraan event MotoGP 2022 dan meresmikan Bendungan Bintang Bano di kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Terkait hal itu, Danrem 162/WB mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan baik TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Basarnas, BMKG serta Stakeholder terkait lainnya karena telah melaksanakan tugas dengan baik sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, semua unsur Satgas telah melaksanakan tugas secara maksimal sesuai Protap (prosedur tetap) pengamanan VVIP yang berlaku dengan memegang teguh disiplin dan rantai komando, serta saling berkoordinasi antar unsur pengamanan.

Karena itu, Ia mengungkapkan, seluruh rangkaian kegiatan Presiden Joko Widodo sejak kemarin mengecek kesiapan MotoGP sampai meresmikan Bendungan Bintang Bano hari ini Jumat (14/1/2022), berjalan aman dan lancar. 

"Alhamdulillah situasi kondusif dan terkendali, sehingga kegiatan Presiden RI dan rombongan selama dua hari ini di NTB sejak tiba sampai kembali ke Jakarta berjalan aman dan lancar. Hal itu berkat sinergitas, kerjasama dan peran kita semua di lapangan, " tukasnya.

Lebih lanjut Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede menjelaskan, mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya, merupakan salah satu tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP). Hal ini diatur dalam pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

"Mengingat tanggung jawab ini begitu besar, maka segala kemungkinan ancaman, gangguan, dan kesalahan harus diantisipasi semaksimal mungkin. Untuk itu, TNI selalu berkoordinasi dengan POLRI serta instansi terkait lain sesuai dengan kewenangan masing-masing, " paparnya.(Adbravo)

Lombok Tengah
Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Previous Article

Tingkatkan Kinerja dan Transparansi Menuju...

Next Article

Kejuaraan Dunia MXGP Sumbawa Dekati Kenyataan

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 162

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 148

Postingan Tahun ini: 148

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 99

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
FKKD NTB Resmi Melaporkan Kasubdirektorat Dana Desa Kemenkeu RI
banner

Follow Us

Recommended Posts

PKC PMII Bali-Nusra Ajak Masyarakat Dukung Polda NTB Jaga Kamtibmas Jelang MotoGP
Surat Permintaan Klarifikasi pada Sekjen Kemenkes Bocor, Ombudsman RI Berikan Penjelasan  
Peran Media Lokal Dalam Mensukseskan MotoGP dan WSBK
Diduga Melakukan TP ITE Tersangka Diamankan Reskrim polres Lombok Timur
TNI AL Tangkap 8 Kapal Pencuri Batu Bara