Oper alih Kendaraan Kreditan Secara ilegal Salah Seorang Nasabah SMS finance di kurung 8 bulan

Oper alih Kendaraan Kreditan Secara ilegal  Salah Seorang Nasabah SMS finance di kurung 8 bulan

Mataram NTB - Maraknya kasus oper kredit kendaraan bermotor yang dilakukan oleh para nasabah / debitur dari perusahaan finance membuat pihak finance harus menempuh jalur hukum. 

Dalam pasal 372 KUHP serta pasal 36 UU Fidusia telah dinyatakan bahwa barang siapa mengalihkan / menggadaikan / menyewakan / menjual kendaraan yang masih dalam jaminan kredit di pihak finance tanpa sepengetahuan dan seijin tertulis dari lembaga finance tersebut, maka dapat dipidanakan.

Hal ini dikatakan Kepala PT. Sinar Mitra Sepadan (SMS ) Finace Cabang Mataram Yudi Adi  dalam kegiatan konferensi pers usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Mataram atas kasus yang dilakukan oleh salah satu nasabah / debitur SMS Finance yang melakukan pelanggaran seperti disebutkan dalam KUHP dan UU fidusial tersebut, Kamis (16/12/2021) di kantor SMS Finance Cabang Mataram. 

Yudi menjelaskan, bahwa kasus yang dilakukan oleh salah seorang nasabah nya yang bernama sdr. RSH, alamat, Lombok utara ini adalah yang terjadi pada tahun lalu, dimana yang bersangkutan telah melakukan tindakan yang melanggar UU dan surat perjanjian saat pengambilan kredit berupa Kendaraan  jenis Truk pada 26 Juni 2019 lalu.

"Berdasarkan keterangan dari sdr. RSH, di depan Hakim yang memimpin persidangan tadi, mengakui bahwa kendaraan Truk yang di kredit melalui SMS Finance tersebut telah di oper alih, namun beliau tidak menjelaskan dioperasi kemana, "jelas Yudi.

Dengan demikian pada persidangan tadi (16/12) Hakim memutuskan kepada sdr RSH terbukti bersalah sehingga memutuskan untuk menjalani hukuman 8 bulan penjara.

Menurut Pimpinan SMS Finance Cabang Mataram ini bahwa pihak SMS Finance tidak ingin kasus semacam ini terjadi, namun sebagai pimpinan dari sebuah lembaga harus bisa mengambil sikap guna menghindari hal serupa terulang pada nasabah / debitur SMS Finance Cabang Mataram. 

" Ya, disamping bertujuan untuk memberikan efek jera kepada nasabah SMS Finance yang tidak taat dengan perjanjian,   juga sebagai informasi kepada seluruh masyarakat calon nasabah /debitur finance manapun agar dalam proses kredit kendaraan benar-benar perjanjian itu di perhatikan, "papar Yudi. 

Untuk diketahui, kata Kepala Cabang yang muda dan enerjik ini, bahwa pada setiap melakukan proses kredit dalam mengambil sebuah kendaraan tentu melalu proses penandatanganan surat perjanjian, dimana pada salah satu poin dari perjanjian tersebut mengatakan bahwa "Selama dalam masa waktu kredit barang berupa Kendaraan tersebut tidak diperkenankan untuk di gadai, dijual, ataupun disewakan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan pihak Finance" .

"Nah ini tentu hal yang harus diperhatikan oleh calon nasabah, agar setiap melakukan penandatanganan terhadap sebuah perjanjian kredit pada sebuah finance harus dibaca dan dimengerti aturan dari masing-masing point yang akan ditandatangani, " ungkap Yudi.

Untuk itu kami berharap kepada seluruh masyarakat calon nasabah SMS Finance cabang Mataram agar mari kita bangun kepercayaan yang telah kita bangun, sehingga hubungan kerjasama yang baik akan terjalin untuk meningkatkan kesejahteraan atau usaha yang sedang di bangunnya."Tutup Yudi".(Adbravo)

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Previous Article

Puncak perayaan hari Juang kartika Korem...

Next Article

Masa Tugas Berakhir, Danrem 162/WB Mohon...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 162

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 148

Postingan Tahun ini: 148

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 99

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
FKKD NTB Resmi Melaporkan Kasubdirektorat Dana Desa Kemenkeu RI
banner

Follow Us

Recommended Posts

PKC PMII Bali-Nusra Ajak Masyarakat Dukung Polda NTB Jaga Kamtibmas Jelang MotoGP
Surat Permintaan Klarifikasi pada Sekjen Kemenkes Bocor, Ombudsman RI Berikan Penjelasan  
Peran Media Lokal Dalam Mensukseskan MotoGP dan WSBK
Diduga Melakukan TP ITE Tersangka Diamankan Reskrim polres Lombok Timur
TNI AL Tangkap 8 Kapal Pencuri Batu Bara