Dua Perekrut Pekerja Migran Indonesia di Lombok Ditangkap Polisi

Dua Perekrut Pekerja Migran Indonesia di Lombok Ditangkap Polisi

Mataram NTB - Dirreskrimum Polda NTB bersama Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTB serta Pejabat Dinas Sosial Provinsi NTB mengadakan Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang yang di selenggarakan di Kantor Ditreskrimum Polda NTB, Selasa (11/01/2022).

Acara yang dipimpin Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK, di dampingi Direktur Ditreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata SIK Kepala UPT BP2MI ABRI Dinar Prabawa serta Pejabat Dinas Sosial Provinsi NTB.

Dalam Konferensi Pers tersebut Kabid Humas Polda NTB menyampaikan, berdasarkan laporan Korban bernama LS, warga Lombok Timur dalam laporan polisi bernomor LP/B//04/I/2022/SPKT/Polda NTB, tertanggal 3 Januari 2022, anggota opsnal Ditreskrimum Polda NTB berhasil mengamankan 2 orang tersangka yaitu IH, perempuan umur 47 tahun, pekerjaan IRT, alamat Lombok Timur dan MD, perempuan umur 39 tahun, IRT yang juga beralamat di Lombok Timur.

"Kedua tersangka ditangkap di wilayah Lombok timur, pada 10 Januari 2022. Kedua tersangka ini berperan masing-masing IH sebagai Agen sementara MD sebagai Petugas Lapangan (PL), "jelas Artanto.

Peristiwa ini menurut Artanto terjadi pada 2 Juni 2021 lalu, bertempat di dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur dimana Korban direkrut oleh IH dan MD untuk menjadi PMI ke luar negeri sebagai penagasuh manula dengan informasi gaji yang diimingi tersangka kepada korban sebesar 21 juta per tiga bulan, dan akan dikontrak selama 2 tahun.

"Sebelum diberangkatkan ke Jakarta, korban mendapat uang fit sebesar 3 Juta, dan atas perjanjian tersebut korban bersedia diberangkatkan ke Jakarta untuk pembuatan paspor yang identitas nya dituakan, "beber Kabid Humas.

Sekitar 2 Minggu korban di berangkatkan ke negara Turki dan dijemput oleh agen setempat kemudian dipekerjakan ke seorang majikan bernama Baba. 

"Namun selama bekerja ditempat itu, korban sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari majikan sehingga korban melarikan diri ke kantor KBRI guna meminta perlindungan, "kata Artanto.

Sehingga pada 11 Desember 2021 korban akhirnya di pulangkan oleh KBRI menuju Indonesia dan selanjutnya korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polda NTB.

Dari hasil penyidikan terhadap kedua tersangka yang saat ini telah diamankan di Ma Polda NTB bahwa keduanya telah menjalankan aktivitasnya lebih dari 3 tahun dan sebagian besar masih berada di luar negeri.

Sebagai bahan barang bukti kedua tersangka telah diamankan 1 buah paspor, KTP, FC PCR, akte kelahiran, FC KK,   Boarding pass maskapai Qatar dan Batik atas nama korban. 

"Atas tindakan kedua tersangka ini diancam pidana penjara paling singkat 3 tahun dan denda paling sedikit 120 juta rupiah, "tutupnya.(Adbravo)

Solok Kota Kota Solok Solok Solsel Sumbar
Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Previous Article

IKABOGA NTB Berperan Penting Dalam Pemberdayaan...

Next Article

Kapenrem 162/WB Tegaskan, Seleksi Prajurit...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 162

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 148

Postingan Tahun ini: 148

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 99

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
FKKD NTB Resmi Melaporkan Kasubdirektorat Dana Desa Kemenkeu RI
banner

Follow Us

Recommended Posts

PKC PMII Bali-Nusra Ajak Masyarakat Dukung Polda NTB Jaga Kamtibmas Jelang MotoGP
Surat Permintaan Klarifikasi pada Sekjen Kemenkes Bocor, Ombudsman RI Berikan Penjelasan  
Peran Media Lokal Dalam Mensukseskan MotoGP dan WSBK
Diduga Melakukan TP ITE Tersangka Diamankan Reskrim polres Lombok Timur
TNI AL Tangkap 8 Kapal Pencuri Batu Bara