Luncurkan Kampung Sehat Bersinar Kepala BNNP NTB Berharap Sinergitas Dengan Segenap Lapisan

Luncurkan Kampung Sehat Bersinar Kepala BNNP NTB Berharap Sinergitas Dengan Segenap Lapisan
Kepala BNNP NTB Kombespol Gagas Nugraha saat ditemui media diruang kerja Kantor BNNP NTB.

Mataram NTB - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB Kombespol Gagas Nugraha SIK Senin 28/06/2021 dalam sebuah wawancara dengan media diruang kerja nya menyampaikan bahwa semenjak dirinya dilantik sebagai kepala BNN NTB beberapa waktu lalu dan baru mulai kerja ± sepekan ini  langsung melakukan kegiatan silaturahmi dengan seluruh Forkopimda Provinsi NTB  sambil berdiskusi tentang bagaimana agar kita secara bersama-sama melakukan sesuatu dalam rangka pencegahan dan pemberantasan narkoba diwilayah Nusa tenggara barat ini. "Ungkapnya"

Menurut Gagas, tugas ini tentunya sangat tidak mungkin jika dilakukan dengan sendiri-sendiri atau hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus dikerjakan secara bersama-sama dengan seluruh elemen yang ada baik pemerintah maupun lapisan masyarakat, "tegasnya"

"Itulah tujuan kami silaturahmi dengan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat, agar bisa bersinergi melaksanakan tugas-tugas serta program dalam rangka pencegahan, pemberantasan ataupun rehabilitasi terhadap pelaku-pelaku narkoba didaerah kita NTB tercinta ini" terang mantan Dirnarkoba ini.

Terlebih saat ini kita memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) lanjut  Gagas yang sudah pengalaman dalam menangani narkoba ini, yang tepatnya jatuh pada tanggal 26/06/2021, tetapi karena berbagai hal Indonesia tahun ini puncak perayaan nya dilaksanakan tanggal 28/06/2021 dengan dilakukan upacara secara virtual yang dipimpin langsung oleh Wapres yang diikuti oleh BNN pusat, Polres, BNN provinsi serta BNNK se-indonesia dan ini kita peringati pada tiap tahunnya. Dalam rangka ini pula  silaturahmi yang Kami lakukan dengan berbagai pihak demi bisa terselenggaranya ikhtiar kita karna langkah ini perlu kita lakukan secara masif agar apa yang kita harapkan bisa tercapai, "tuturnya."

Menurut Gagas, meskipun dirinya baru bertugas di NTB ini tetapi dirinya telah menaruh niat bahwa dirinya harus bisa berbuat sesuatu yang positif terhadap masyarakat di NTB ini , untuk itu mulai saat ini kami dengan segenap jajaran melanjutkan program penanganan yang telah dilakukan sebelum nya dan terus berinovasi untuk melakukan hal-hal baru yang sekiranya mampu  mendorong masyarakat dari tingkat yang paling kecil yaitu keluarga hingga yang paling besar yaitu NTB, paparnya.

Salah satu program yang saat ini telah berjalan di NTB adalah  program kampung sehat yang tujuannya membuat hidup ini bersih dalam rangka menekan penularan covid-19, menurut Kepala BNN yang baru sepekan di NTB ini bahwa program itu sangat sesuai dengan program BERSINAR (Bersih Dari Narkoba) yang telah diluncurkan oleh BNN. Menurut nya Program Kampung Sehat Bersinar (Kampung Sehat Bersih Dari Narkoba) bila disinergi program tersebut akan berdampak positif karna ini dilaksanakan dari tingkatan paling bawah. Bila seluruh kampung di NTB ini secara masif kita laksanakan maka apa yang kita harapkan bersama yaitu "kampung sehat yang  bersih dari narkoba"  akan bisa kita capai, "terangnya" .

"Hal ini telah kami sampaikan kepada Gubernur, ketua DPRD NTB dan beberapa lembaga terkait baik pemerintah maupun swasta, dan sangat direspon dengan baik" ungkap Kepala BNN NTB ini.

Ada 4 hal yang akan dilaksanakan oleh BNNP NTB dalam waktu dekat ini, menurut Gagas Empat hal ini dilakukan dalam konsep Kampung Sehat Bersinar, pertama kegiatan yang sasaran nya pelajar, dimana program ini akan kami berkoordinasi dengan Dinas pendidikan khususnya tingkat SMU/K agar dalam satu minggu itu ada di berikan waktu untuk penyampaian materi mengenai narkoba serta dampak bagi pengguna, sehingga siswa/i akan faham tentang apa itu narkoba beserta dampaknya,  

Lalu yang kedua mengadakan lomba da'i / da'iah yang dilaksanakan mulai dari tingkat paling bawah sampai dengan tingkat kabupaten yang materinya mengenai narkoba berikut dampak bagi penggunanya., apalagi lombok ini khususnya didukung oleh daerah yang dikatakan seribu masjid yang tentunya sangat mendukung langkah ini.

Yang ketiga untuk memberikan dampak terhadap ketahanan keluarganya kita buat lomba di tingkat ibu-ibu PKK yang nantinya bisa menyasar ibu-ibu dari masing-masing RT/RW sebagai perwakilannya untuk menjadi peserta, dengan konsepnya pun bisa dilakukan dalam bentuk lomba berpidato atau bercerita bagi ibu-ibu yang materinya mengenai Narkoba dan dampak bagi penggunanya.

Dan yang keempat kita akan mengadakan lomba pidato dengan thema Narkoba yang pesertanya dimulai dari tingkat masyarakat paling bawah yaitu RT/RW, ini diadakan di masing-masing kampung dengan pesertanya berasal dari masing-masing RT/RW, sehingga seluruh lapisan masyarakat akan mendapatkan informasi yang bersifat edukasi kepada seluruh masyarakat di kampung tersebut, ungkap Kombespol ini.

Dari masing-masing kegiatan tersebut peserta yang masuk kreteria atau nominasi akan kita rekrut untuk menjadi duta dan agen kita yang akan mentransformasikan kepada masyarakat luas sesuai dengan lingkungan  masing-masing.  Da'i/da'iah misalnya mereka akan menyampaikan pesannya di masjid atau surau atau di acara tauzi'ah, untuk pelajar nantinya akan mengisi sambutan pada setiap acara di sekolah atau pada  kegiatan pelajar diluar sekolah, sedang untuk ibu PKK diharapkan dapat menyampaikan pesan ini pada saat acara-acara PKK atau arisan ibu-ibu, dan untuk kategori yang umum Nominal atau peserta lomba Pidato bisa menyampaikan pesan ini pada setiap acara apapun yang akan dikemas pada saat memberikan sambutan di sebuah kegiatan apapun yang diselenggarakan baik oleh pemerintah maupun kegiatan sosial masyarakat, tuturnya. 

"Mereka inilah yang nantinya kita berikan literasi sehingga dapat mentranspormasi informasi terkait narkoba dan bahayanya kepada masyarakat disemua generasi di lingkungan masyarakat, " paparnya.

Agar kampung Sehat BERSINAR ini tujuan nya dapat kita capai sesuai yang kita harapkan maka kami, menurut keterangan Kombespol ini harus bersinergi, bersama secara komperhensif integral dan menyeluruh, karena kami sadar bahwa BNN ini hanya salah satu lembaga dari sekian lembaga yang ada dalam rangka menjaga dan memelihara lingkungan di NTB untuk bebas dari narkoba, sehingga kerjasama dengan semua komponen tentu sangat diperlukan agar harapan kita dalam menjadikan NTB bebas dan bersih dari narkoba dapat kita capai."tutupnya."(Adbravo)

Kota Mataram
Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Previous Article

Dedi Suhadi: KPID Harus Tagih TV Swasta...

Next Article

Kepala BNNP NTB Hadiri Acara Lounching Buku...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 162

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 148

Postingan Tahun ini: 148

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 107

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 99

Postingan Tahun ini: 99

Registered: Jul 10, 2020

Profle

soniyoner

Empat Rumah Warga Kampung Lubuk Begalung kecamatan Lengayang Dipagar Kawat Berduri Oleh warganya sendiri.
Lempar Petugas Patroli Saat Malam Pergantian Tahun, Dua Pemuda di Nagekeo Diamankan
Sehari Usai Dilantik, Kades Pappalluang Ditahan di Polres Jeneponto, Begini Kasusnya
Baru Seminggu Menjabat, Kapolres Tanah Datar Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
banner

Follow Us

Recommended Posts

PKC PMII Bali-Nusra Ajak Masyarakat Dukung Polda NTB Jaga Kamtibmas Jelang MotoGP
Surat Permintaan Klarifikasi pada Sekjen Kemenkes Bocor, Ombudsman RI Berikan Penjelasan  
Peran Media Lokal Dalam Mensukseskan MotoGP dan WSBK
Diduga Melakukan TP ITE Tersangka Diamankan Reskrim polres Lombok Timur
TNI AL Tangkap 8 Kapal Pencuri Batu Bara